
Sevme Sanatı
Karya klasik Erich Fromm, "Seni Mencintai," menyoroti jiwa zaman modern, sekaligus mengangkat kebutuhan paling mendasar manusia dan juga kesalahpahaman terbesar yang sering terjadi.
Apakah cinta hanyalah perasaan manis yang datang secara kebetulan, ataukah sebuah seni yang membutuhkan usaha, pengetahuan, dan keberanian? Di dunia modern yang membuat orang merasa terasing dan menjadikannya objek konsumsi, apakah manusia bisa menyerah pada pencarian cinta sejati? Di mana letak batas tipis antara mencari pelarian dari kesepian sendiri dengan mencari kebersamaan dengan orang lain, sehingga dua jiwa yang berbeda menjadi satu?
Pandangan filosofis mendalam Fromm menyampaikan kepada penonton bahwa cinta bukanlah sekadar penerimaan pasif, melainkan sebuah tindakan yang sadar dan matang. Adegan ini, yang memaksa kita untuk menghadapi ketidakmungkinan mencintai orang lain tanpa mengenal diri sendiri, merupakan sebuah ajakan untuk menemukan kembali kemampuan mencintai yang ada dalam diri kita.
Penulis: Erich Fromm.
Disutradarai oleh: Eyfel Sema Çoruh.
Asisten Sutradara: Yiğit Yengin.
Diterjemahkan oleh: Furkan Karayama.
Produser: Furkan Karayama.
Desain Kostum: Zehra Nur Suri.
Tata Panggung: Kudret Öğün.
Reji: Kadir Mert Çırakoğlu.
Desain Poster: Zehra Nur Suri & Eyfel Sema Çoruh.
Media Sosial: Cem Sarak.
Produksi & Organisasi: Hanya Kumpanya.






