
Hastalık Hastası
Karya agung Molière yang masih terus memicu tawa hingga saat ini, sejak abad ke-17.
Apakah seseorang pergi ke dokter karena benar-benar sakit, atau karena mereka merasa sakit?
Molière, sekitar 350 tahun yang lalu, ketika ia mulai menyelidiki pertanyaan ini, tidak hanya menulis sebuah komedi. Seseorang menempatkan rasa takut, kelemahan, cara-cara untuk menipu diri sendiri, dan keputusasaan ke dalam tawa. Para dokter, dunia kedokteran, dan masyarakat pada masa itu, semuanya menjadi sasaran sindiran tajam, namun pada akhirnya, yang ditampilkan adalah sosok yang mungkin kita semua kenal: Argan, seorang pria yang tidak pernah merasa tenang kecuali jika ia menemukan penyakit untuk dirinya sendiri.
Di dunia Argan, yang setiap saat merasa sakit dan menghabiskan banyak uang untuk dokter dan obat-obatan, tidak ada yang seperti yang terlihat. Dokter, teman-teman palsu, kepentingan pribadi, intrik keluarga, dan berbagai konspirasi lucu saling terkait, menciptakan sebuah pertunjukan teater yang menghibur dengan kecerdasan tajam ala Molière, di mana tawa tidak pernah berhenti.
Penderita Penyakit.Dengan humor yang menantang zaman ala Molière, pertunjukan ini menyatukan tawa, sindiran, dan kekuatan teater dalam satu panggung.
Di satu sisi, tawa riang, di sisi lain, kekacauan yang luar biasa...
Dan tepat di tengah panggung, lebih dari sekadar penyakit... Orang yang takut menjadi sakit. seorang pria!
Bersiaplah untuk malam yang penuh tawa dengan sebuah pertunjukan teater yang menampilkan karya klasik abadi karya Molière.
KADRO:
PENULIS.
J.B. POQUELİN, MOLIÈRE.
PENGELOLA.
ERAY SOYKAN
PEMAIN.
EDA ÇELİK (Nama ini tidak perlu diterjemahkan karena merupakan nama orang.)
UMUT BABACANLI
ELİF SOYKAN
EFE EDİZ ARLI
MELSA KIRAN
ERAY SOYKAN
SES&CAHAYA: POYRAZ KORAY
ASISTEN: ADA ULKER.
